Posts

Resimen Pelopor Menyerang Markas RPKAD di Cijantung

Image
Terbunuhnya seorang prajurit Resimen Pelopor berujung pada penyerbuan markas RPKAD di Cijantung.   SEJARAH militer Indonesia tak pernah sepi dari insiden bentrokan antara sesama kesatuan. Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD, kini Kopassus) pernah bentrok dengan kesatuan elite Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL, kini Marinir) pada 1964 di Kwini dan Pasukan Gerak Tjepat Angkatan Udara (PGT) pada 1965 di Halim Perdanakusumah. (BACA: Baret Merah vs Baret Ungu dan AU di Tengah AD ) Namun, tak banyak orang tahu bahwa RPKAD pun pernah bentrok dengan Menpor (Resimen Pelopor, sekarang Brigade Mobil alias Brimob). Dalam Resimen Pelopor, Pasukan Elit yang Terlupakan , Anton Agus Setiyawan dan Andi M. Darlis mengungkap bentrokan yang terjadi pada pertengahan 1968 itu. Insiden diawali oleh datangnya seorang sopir oplet ke asrama Menpor di Kelapa Dua, Depok pada suatu siang. Dia menyerahkan jasad seorang prajurit Menpor. S...

Cerita Laporan Sopir Bung Karno, "Pak, Aki Mobilnya Tidak Ada..."

Suatu sore, Bung Karno bersiap-siap untuk berkeliling Ibu Kota Yogyakarta untuk berdialog dengan rakyat. Sang istri Fatmawati turut mendampingi. "Saat itu merupakan awal-awal pusat pemerintahan Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta," ujar Asvi bercerita kepada Kompas.com , Kamis (23/3/2017).  Bung Karno dan Ibu Fatmawati sudah duduk rapi di kursi belakang. Namun, sang sopir mendadak keringat dingin. Mobil tidak mau menyala. Pasukan pengawal yang berbaris di sekitar mobil itu saling lirik. "Ada apa dengan mobil ini?" pikir mereka. Sontak, sang sopir turun dan mengecek bagian mesin. Dengan setengah berlari, sopir itu menghampiri Bung Karno dari luar jendela. "Sopir melapor kepada Bung Karno, 'Pak, aki mobilnya tidak ada'," ujar Asvi. Bung Karno terkejut mendengar informasi itu. Ia dan sang istri turun dari mobil dan mencari tahu ke mana aki mobil berpelat REP-1 itu. Ketegangan memuncak di antara pengawal dan sopir. Setelah diusut...